Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Mahasiswa Terancam Sanksi Jika Tak Hadir Kuliah Umum Jokowi, Rektor Unpar: Kami Menghormati Kepala Negara

SABTU, 15 JANUARI 2022 | 16:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Surat edaran (SE) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berkenaan dengan kuliah umum Presiden Joko Widodo pada acara Dies Natalis ke-67 Unpar mendapat protes publik.

Salah satunya disampaikan mantan Ketua Bidang Pengelola Pesisir TGUPP DKI, Marco Kusumawijaya, yang membagikan SE Unpar tersebut dan menyatakan bahwa mahasiswa bisa terancam sanksi apabila tidak hadir pada kuliah umum Jokowi.

Perihal ini diluruskan oleh Rektor Unpar, Prof. Mangadar Situmorang. Dia menyatakan bahwa edaran yang dikeluarkan tersebut tidak bermaksud untuk memaksa mahasiswa.


Mangadar menegaskan bahwa himbauan menghadiri kuliah umum Jokowi bukan hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, melainkan juga untuk seluruh civitas akademika Unpar.

"Kami hanya menunjukkan rasa hormat kepada Kepala negara," ujar Mangadar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu sore (15/1).

Terkait sanksi kepada mahasiswa, Mangadar enggan berpendapat. Dia justru mengimbau kepada seluruh civitas akademika Unpar untuk taat pada imbauan yang dikeluarkan tersebut.

"Sehingga seluruh entitas Universitas Parahyangan diharapkan bisa hadir," demikian Mangadar.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya