Berita

Pasien Covid-19 di AS/Net

Dunia

Dihantam Tsunami Covid, AS Kerahkan Ratusan Pasukan Medis Militer ke Enam Negara Bagian

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 12:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah federal Amerika Serikat (AS) mengerahkan ratusan pasukan medis militer ke negara-negara bagian yang paling terdampak parah Covid-19.

Dalam pidatonya pada Kamis (13/1), Presiden Joe Biden mengumumkan para pasukan medis militer akan dikirim ke enam negara bagian untuk membantu menangani pandemi Covid-19.

Enam negara bagian tersebut meliputi Michigan, New Mexico, New York, New Jersey, Ohio, dan Rhode Island.


"Hari ini, saya umumkan pengerahan 120 personel medis militer selanjutnya ke enam negara bagian lainnya," ujar Biden.

Pengerahan pasukan dilakukan berdasarkan anggaran American Rescue Plan senilai 1,9 triliun sebagai stimulus yang disahkan pada tahun lalu.

Sejak 25 November, sebanyak 800 personel medis militer telah dikerahkan ke 24 negara bagian, wilayah, dan teritori. Lebih dari 350 dokter militer juga menjadi bagian dari pasukan darurat. Sementara 14 ribu anggota National Guard aktif di 49 negara bagian untuk membantu mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Dalam pidatonya, Biden juga mengumumkan langkah pemerintah untuk meningkatkan perawatan Covid-19, termasuk menggunakan pil antivirus.

Baru-baru ini, AS telah mencatat rekor infeksi harian dengan 1,5 juta kasus Covid-19 dalam sehari. Lonjakan tersebut membuat kasus aktif yang membutuhkan perawatan rumah sakit bertambah hingga mencapai rekornya, yaitu 145 ribu kasus.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya