Berita

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed/Net

Dunia

Komite Nobel Perdamaian Minta PM Ethiopia Segera Selesaikan Konflik Tigray

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 09:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah lama bungkam, komite yang menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian kepada Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed menyoroti konflik di wilayah Tigray.

Dalam pernyataan pada Kamis (13/1), Ketua Komite Nobel Berit Reiss-Andersen mengkritik Ahmed yang memenangkan hadiah Nobel pada 2019. Ia mengatakan Ahmed memiliki tanggung jawab khusus untuk mengakhiri konflik Tigray.

"Situasi kemanusiaan mengerikan dan tidak dapat diterima bahwa bantuan kemanusiaan tidak disalurkan dengan cara yang memadai," kata Reiss-Andersen, seperti dikutip Reuters.


"Sebagai perdana menteri dan penerima hadiah perdamaian, Abiy Ahmed memiliki tanggung jawab khusus untuk mengakhiri konflik dan berkontribusi untuk menciptakan perdamaian," tambahnya.

Konflik selama 14 bulan di Tigray terjadi ketika Ahmed mengerahkan pasukan untuk membasmi Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) yang dianggap telah menyerang tentara.

Konflik berkepanjangan terjadi dengan menelan ribuan nyawa warga sipil, dan jutaan orang mengungsi.

Dalam seminggu terakhir, serangan udara menewaskan sedikitnya 73 warga sipil di Tigray.

Abiy sendiri memenangkan Hadiah Nobel setahun setelah menjabat untuk menyelesaikan permusuhan dengan negara tetangga, Eritrea, selama dua dekade terakhir.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya