Berita

Pasukan CSTO di Kota Almaty, Rusia/Net

Dunia

Situasi Sudah Stabil, Kazakhstan Antar Pulang Pasukan Rusia

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 18:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mulai menarik pasukannya keluar dari Kazakhstan setelah situasi di negara Asia Tengah itu stabil setelah kerusuhan.

Pada Rabu (12/1), pihak berwenang Kazakhstan mengumumkan telah menyelesaikan "operasi anti-teroris" di seluruh negeri, walaupun otoritas belum menyatakan Kota Almaty sepenuhnya aman.

Atas permintaan Presiden Kassym-Jomart Tokayev, pasukan perdamaian Organisasi Traktat Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin oleh Rusia dikerahkan ke Kazakhstan pada pekan lalu untuk menertibkan situasi yang kacau selama protes besar-besaran yang dipicu kenaikan harga gas LPG.


"Terima kasih atas kehadiran kalian, militer dan pasukan keamanan Kazakhstan sudah bisa menangani tugas dan menahan para bandit," ujar Wakil menteri Pertahanan Kazakhstan Mukhamedzhan Talasov kepada pasukan CSTO dalam upacara di Almaty pada Kamis (13/1).

Tampak pasukan dengan bendera negara-negara CSTO berbaris, sementara pasukan penjaga perdamaian Rusia menjadi yang paling banyak.

Kekacauan di Kazakhstan mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia, sementara hampir 10 ribu ditahan.

Diperkiraan ada 2.500 pasukan CSTO yang dikerahkan ke Kazakhstan. Mereka ditempatkan di ibukota Nur-Sultan dan Almaty yang menjadi pusat kerusuhan.

CSTO menyebut membutuhkan waktu 10 hari untuk meninggalkan negara tersebut. Tokayev mengatakan, penarikan seluruh pasukan asing dilakukan hingga 23 Januari.

Amerika Serikat (AS) telah menyampaikan rasa kekhawatiran atas pengerahan pasukan CSTO ke Kazakhstan, dan mendorong mereka untuk segera meninggalkan negara tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya