Berita

Beredar poster deklarasi dukungan Prabowo Capres didampingi Jokowi sebagai Cawapres 2024-2029/Repro

Politik

Ujang Komarudin: Pasangan Prabowo-Jokowi Mungkin Saja, Tapi Tak Bagus untuk Demokrasi

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 17:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beredarnya poster deklarasi dukungan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo-Jokowi, dari Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi 2024-2029, terus menuai spekulasi politik.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin, secara politik pasangan calon presiden dan wakil presiden Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo untuk Pilpres 2024 memang memungkinkan terjadi.

Pasalnya, kata Ujang, di dalam konstitusi tidak ada larangan Jokowi maju sebagai cawapres sekalipun sudah menjadi presiden dua periode.


"Secara politik memang mungkin Prabowo-Jokowi," ujar Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/1).

Namun, itu tidak sehat buat demokrasi di Tanah Air. Sebab, masih banyak calon atau kandidat lain dari putra-putri terbaik bangsa yang juga berkesempatan maju pada hajatan lima tahunan.

"Tapi tak bagus tuk rakyat dan demokrasi," kata Ujang Komarudin.

Selain itu, terbuka peluang juga bagi Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk maju lagi sebagai cawapres apabila Jokowi maju lagi sebagai cawapres pada Pilpres 2024 nanti.

"Musuh utamanya SBY yang usung AHY. Kita lihat saja apakah seperti itu. Ini semua baru kemungkinan-kemungkinan yang masih sulit diprediksi," tuturnya.

"Kalau menurut hemat saya. Wacana ini tak usah dimunculkan. Karena Prabowo-Jokowi juga tak bagus bagi demokrasi. Juga mendegradasi Jokowi jadi cawapres. Ini konyol saja. Seperti tak ada tokoh lain di republik ini," demikian Ujang Komarudin.

Beredar poster deklarasi capres dan cawapres untuk Pilpres 2024. Menariknya, figur capres-cawapres tersebut adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo.

Dalam poster yang beredar itu, tertulis nama organisasi deklarator yakni Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi 2024-2029.

Tampak dalam poster itu Prabowo-Jokowi kompak mengenakan jas dan berdasi dilengkapi songkok hitam.

Masih dalam poster itu, Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 akan mendeklarasikan dukungan pada Sabtu (15/1) nanti bertempat di Red Snapper and Resto, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Hingga berita ini diturunkan, Kantor Berita Politik RMOL masih mencoba menginformasi contacts panitia pelaksana Sekber Prabowo-Jokowi tersebut, namun belum mendapatkan jawaban terkait kebenaran poster tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya