Berita

Tiga orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) tiba di Jakarta/RMOL

Hukum

Tiga dari Empat Orang yang Terjaring OTT di PPU Kaltim Tiba di Gedung Merah Putih KPK

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 13:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak tiga orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) tiba di Jakarta, Kamis siang (13/1).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, tiga orang yang ditangkap di Kaltim telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan sekitar pukul 12.57 WIB.

Ketiga orang tersebut langsung digiring petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke ruang pemeriksaan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.


Ketiga yang digiring itu yakni, pria yang menggunakan jaket warna cokelat dan topi warna hitam, pria yang mengenakan baju warna oranye dengan mengenakan rompi warna hitam, dan seorang pria mengenakan kemeja warna putih.

Ketiga orang tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dan pihak swasta.

Sementara itu, satu orang lainnya yang juga terjaring OTT di PPU Kaltim belum tiba di Gedung Merah Putih KPK.

Sedangkan tujuh orang lainnya yakni Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud, ASN Pemkab PPU, dan pihak swasta lainnya telah berada di Gedung Merah Putih KPK sejak terjaring OTT pada Rabu sore (12/1).

Kesebelas orang yang diamankan ini selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. KPK juga akan segera melakukan ekspos atau gelar perkara untuk menentukan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian atau penerimaan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara.

Dalam OTT ini, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang dalam bentuk mata uang rupiah. Namun, barang bukti uang tersebut hingga saat ini masih dilakukan penghitungan.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan pihak-pihak yang diamankan dalam OTT ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya