Berita

CEO Tesla, Elon Musk/Net

Dunia

Tesla Belum Juga Menjajal India, Elon Musk Curhat Sulitnya Dapat Lampu Hijau dari Modi

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 12:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

CEO Tesla, Elon Musk, membeberkan kesulitan yang dihadapi oleh perusahaannya untuk menjual mobil listrik di India.

Musk telah menyatakan keinginannya untuk menjual Tesla di India sejak awal 2019 lalu. Tetapi dalam sebuah unggahan di Twitter pada Kamis (13/1), Musk mengatakan masih ada banyak tantangan dari pemerintah.

"Masih bekerja melalui banyak tantangan dengan pemerintah," cuit Musk.


Dikutip dari laporan Bloomberg, Musk telah melakukan pembicaraan selama bertahun-tahun dengan pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. Namun ada beberapa ketidaksepakatan terkait pabrik dan bea masuk yang menyebabkan jalan buntu.

Pemerintah India sendiri meminta Tesla untuk meningkatkan pengadaan lokal dengan rencana manufaktur yang terperinci. Di sisi lain, Musk menuntut pajak yang lebih rendah agar Tesla bisa menjual lebih murah.

Kekhawatiran pemerintah India didasarkan pada kemungkinan Tesla menjual mobil yang diproduksinya di China untuk dijual di India. Hal itu juga telah disampaikan oleh seorang menteri India pada Oktober tahun lalu.

India, dengan populasi yang sebanding dengan China, adalah pasar yang sangat menjanjikan bagi pembuat mobil listrik. Tetapi Tesla harus menghadapi Suzuki, Hyundai, hingga Mercedes-Benz yang dinilai lebih murah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya