Berita

Deklarasi capras dan cawapres Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar/RMOLJabar

Politik

Jika Jadi Diduetkan, Gerindra Karawang Bakal All Out Menangkan Prabowo-Cak Imin

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 11:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan bagi Prabowo Subianto berpasangan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin maju di Pilpres 2024 dilakukan sejumlah kelompok masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat. Hal ini disambut positif oleh Partai Gerindra Karawang.

Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, Ajang Sopandi menegaskan, pihaknya akan mendukung siapapun pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Akan tetapi, kata Ajang, urusan capres maupun cawapres merupakan wewenangan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.


"Saya harus melaksanakan serta memenangkan pasangan capres Ketua Umum Partai Gerindra dan melaksanakan perintah Prabowo Subianto," tegas Ajang kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (13/1).

Menurut Ajang, pihaknya akan melaksanakan apapun hasil keputusan partai dengan menggerakkan kepengurusan hingga kader untuk memenangkan Pilpres mendatang.

"Saya akan all-out untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres pasangan Prabowo Subianto di tahun 2024 nanti," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Karawang, Ricky Sopyian mengatakan, masyarakat ingin suatu perubahan atas kepemimpinan yang kolaborasi antara nasionalisme dengan relegius.

"Karena kedua ketua umum partai, Gerindra Prabowo Subianto dan PKB Muhaimin Iskandar, merupakan sosok dan pasangan yang bagus," ujar Ricky.

Ricky menambahkan, ada keinginan juga dari masyarakat terkait figur baru yang dipasangkan. Dengan harapan, Indonesia akan lebih baik dan maju.

"Karena deklarasi pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar itu datang dari grassroot serta merupakan sosok yang pas," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya