Berita

Kapal Penjaga Pantai AS/Net

Dunia

AS Perluas Misi Penjaga Pantai ke Pasifik, Pancing Amarah China?

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 07:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengerahkan pasukan Penjaga Pantainya semakin luas di Pasifik, dengan misi melawan China.

Komandan Laksamana Karl Schultz mengatakan, meski jumlahnya tidak besar, namun pengerahan Pasukan Penjaga Pantai AS di wilayah tersebut memiliki kontribusi yang signifikan.

Sebagai contoh, Schultz menyoroti penempatan USCGC Munro selama tiga bulan di Indo-Pasifik pada Oktober lalu. Kemudian melakukan transit di Selat Taiwan, dan melakukan pengeboran bersama Angkatan Laut Australia.


"Orang China cukup 'bersemangat' ketika Penjaga Pantai di sana berlatih dengan orang Taiwan. Ada tempat untuk menggerakkan jarum," ujarnya, seperti dikutip Business Insider.

Secara teknis, militer dan Penjaga Pantai AS dilarang menempatkan pasukan di wilayah Taiwan atau melakukan latihan dengan militer pulau itu di bawah perjanjian China-AS yang dicapai pada 1970-an dan awal 1980-an.

Tetapi pada tahun lalu, terungkap bahwa "sejumlah kecil" tentara AS telah ditempatkan secara ilegal di Taiwan setidaknya sejak 2008, dengan lebih dari 600 personel mengunjungi pulau itu selama dua tahun terakhir.

Kedekatan antara AS dan Taiwan ini juga yang meningkatkan ketegangan antara Washington dan Beijing. China selama ini menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya