Berita

Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Menteri Investasi Ngomongin Pemilu, Jerry Massie: Cari Muka tapi Amatiran

RABU, 12 JANUARI 2022 | 20:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Polemik yang dibuat Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, yang menyampaikan usulan pengusaha mengenai jadwal Pemilu, berbuntut panjang.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie memandang, Bahlil telah membuat publik ragu dengan kualitas keilmuan menteri yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo.

Sebabnya, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu keluar dari tupoksinya dengan menyampaikan usulan pengusaha agar Pemilu 2024 ditunda.

"Tak pantas Menteri Investasi bicara soal jadwal Pemilu, apalagi jabatan presiden tiga periode," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/1).

Menurut Jerry, gelagat Bahlil menyampaikan keinginan pengusaha tak lain dan tak bukan untuk "menjilat" kepada Kepala Negara, agar tak menjadi bagian dari barisan menteri yang direshuffle.

"Ini bagian cari muka tapi amatiran," tuturnya.

Maka dari itu, Jerry mengusulkan Jokowi untuk memperbaiki keadaan yang terlanjur dibuat Bahlil, yakni dengan cara menggelar tes wawasan kepada menteri-menterinya.

Karena dalam konteks jadwal Pemilu, Bahlil menunjukkan dirinya tak paham dengan ketentuan penetapan jadal Pemilu yang diatur di dalam UU 7/217 tentang Pemilu, dan juga mengenai periodisasi presiden dan wakil presiden yang hanya dua periode, sebagaimana tercantum dalam pasal 7 Undang Undang Dasar (UUD) 1945.

"Pak Jokowi perlu tes wawasan kebangsaan menterinya lagi, karena ada yang tak paham seperti Bahlil ini," tandas Jerry.

Populer

Tak Disambut Pejabat AS, Natalius Pigai: Jokowi Datang Seperti Menteri yang Berwisata

Kamis, 12 Mei 2022 | 00:36

Serangan ke Anies Makin Gencar, Senator Jakarta: Tenggelamkan dengan Kabar Prestasi

Kamis, 12 Mei 2022 | 17:00

Rekayasa One Way Jalan Tol Jadi Bukti Infrastruktur Didesain Secara Ngawur

Minggu, 08 Mei 2022 | 07:55

Usai Makan Malam Bersama, AHY Pastikan Demokrat Tetap Dukung Edy Rahmayadi

Senin, 16 Mei 2022 | 09:38

Puji Pakaian Muslimah Iriana, Imam Shamsi Ali: Kira-kira yang Sering Nyinyiri Kerudung Ngomong Apa ya?

Senin, 16 Mei 2022 | 09:28

Soal Duet AH-AHY, Pengamat: Tidak Perlu Repot Cari Partai Lain Lagi

Minggu, 08 Mei 2022 | 12:25

Imran Khan: Menjatuhkan Nuklir ke Pakistan Akan Lebih Baik Daripada Menyerahkan Negara Ini Kepada Pencuri

Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:58

UPDATE

Proyek Satelit Bakti Kominfo Rawan Penyimpangan, CBA Desak KPK Turun Tangan

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:32

Megawati Tak Hadiri Acara KPK, Wasekjen PDIP: Tak Selalu Harus Hadir, Ibu Menugaskan Saya

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:31

Biden: Supremasi Kulit Putih Sudah Meracuni Bangsa Amerika Serikat

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:24

Hanya 4 Ketum yang Hadir di Acara PCB KPK, 16 Parpol Lainnya Diwakilkan

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:11

Furqan AMC: Pembatalan Gorden Rumah Dinas DPR adalah Kemenangan Rakyat

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:06

New York Siaga Tinggi Covid, Warga Diminta Pakai Masker dan Hindari Kumpul-kumpul Tidak Penting

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:05

Rancangan PKPU Jadwal Belum Ditetapkan, Perludem Pertanyakan Kepastian Penyelenggaraan Pemilu

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:55

Singapura Anggap UAS Sebar Paham Ekstremis, Fadli Zon: Hak Apa Mereka Menghakimi UAS?

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:48

Fahri Hamzah: Menolak Perjalanan Pribadi Seorang Ustaz Bukan Tindakan Keimigrasian yang Beradab

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:41

Pidato di Cannes Film Festival, Zelensky: Kita Butuh Charlie Chaplin Baru yang Bisa Melawan Diktator

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:38

Selengkapnya