Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika menyaksikan peluncuran rudal hipersonik pada Selasa, 11 Januari 2022/KCNA

Dunia

Disaksikan Kim Jong Un, Rudal Hipersonik Korut Meraung Melesat 1.000 Km

RABU, 12 JANUARI 2022 | 12:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uji coba peluncuran rudal hipersonik Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara langsung disaksikan oleh pemimpinnya, Kim Jong Un.

Di Akademi Ilmu Pertahanan pada Selasa (11/1), Kim menyaksikan dengan bangga manuver senjata canggih yang menjadi tonggak sejarah industri pertahanan Korea Utara itu.

Sebelum uji coba, Kim diberikan pengarahan mengenai sistem senjata rudal hipersonik tersebut oleh presiden Akademi Ilmu Pertahanan.


Menjelang fajar, raungan dari rudal terdengar dengan jantannya, membubung ke langit, menerangi langit sore dan meninggalkan percikan api di belakangnya.

Mata Kim dan penonton lainnya langsung tertuju pada kendaraan luncur yang melesat 600 km sebelum melakukan manuver pembuka botol 240 km dari azimuth peluncuran awal ke azimuth target. Senjata dengan sukses mengenai target yang berada di perairan sejauh 1.000 km.

Kim kemudian mengapresiasi pencapaian praktis yang dibuat oleh para ilmuwan, teknisi, dan pejabat di industri pertahanan yang berhasil mengembangkan senjata hipersonik. Ia mengucapkan terima kasih khusus atas nama Komite Sentral Partai kepada mereka.

Peluncuran tersebut juga disaksikan oleh Jo Yong Won, seorang anggota Presidium Biro Politik dan sekretaris Urusan Organisasi Komite Pusat Partai Pekerja Korea (WPK), beserta wakil direktur departemen terkait Komite Sentral Partai dan pejabat terkemuka di bidang ilmu pertahanan nasional.

Masih pada hari yang sama, Kim memanggil anggota inti di sektor penelitian dan pengembangan senjata hipersonik ke gedung kantor Komite Sentrai Partai untuk mengucapkan selamat, seperti dimuat KCNA.

Ia mengadakan sesi foto dengan mereka, mengungkapkan harapan dan keyakinan besar bahwa mereka akan membantu memperkuat pencegah perang negara dengan pencapaian penelitian ilmiah ultra-modern yang berkelanjutan untuk pertahanan nasional dan menjamin kedaulatan dan keamanan negara.

Berdasarkan Kongres WPK ke-8, dirumuskan tugas strategis untuk mengembangkan sektor rudal hipersonik atas dasar preferensial untuk sektor penelitian ilmiah pertahanan nasional demi memperkuat pencegah perang negara.

Selama kongres, Kim menekankan perlunya lebih mempercepat upaya untuk terus membangun kekuatan militer strategis negara baik dalam kualitas maupun kuantitas, memodernisasi tentara.

Untuk itu, ia mendorong sektor penelitian ilmiah pertahanan nasional agar terus membuat pencapaian yang mengagumkan, meningkatkan daya tangkal perang negara, sesuai dengan kebijakan strategis pembangunan pertahanan negara dan pedoman strategis partai.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya