Berita

Presiden Jokowi dan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Jika Ingin Muluskan Gibran jadi Cagub Jateng, Jokowi Disarankan Bertahan di PDIP

RABU, 12 JANUARI 2022 | 05:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Survei Charta Politika Indonesia menempatkan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di peringkat teratas dalam survei calon gubernur Jateng di tahun 2024 mendatang.

Elektabilitasnya menyentuh angka 34,8 persen. Di bawah Gibran, ditempati Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dengan 9,3 persen, dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dengan perolehan 6,9 persen.

Dengan munculnya hasil survei itu, muncul pertanyaan apakah Presiden Jokowi akan membantu memuluskan langkah Gibran menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah.


Pengamat politik Dedi Kurnia Syah memberikan saran pada Presiden Joko Widodo untuk bertahan di PDIP. Saran itu diberikan jika memamg ingin putra sulungnya naik kelas menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini beragurmen, pengaruh Jokowi sebagai Presiden memberikan kekuatan politik bagi Gibran yang saat ini menjabat Walikota Solo.

"Jauh lebih mungkin tetap dengan PDIP, dan kekuatan Gibran terlihat saat Jokowi masih berkuasa, sementara jika tanpa kekuasaan Jokowi, PDIP sendiri bisa saja ragu dengan peluang Gibran," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/1).

Lebih lanjut, Dedi menganalisa, selama ini Jokowi masih mempunyai daya tawar politik di hadapan PDIP. Sebab popularitas dan elektabilitas Jokowi juga telah memberi magnet bagi pemilih PDIP.

Jasa politik Jokowi itu, kata Dedi tidak akan membuat PDIP lupa dengan peran Presiden dua periode itu.

"Persoalannya, kontestasi Pilkada dimungkinkan Jokowi sudah tidak lagi berkuasa, sehingga situasi bisa berubah, PDIP kembali lebih kuat dibanding Jokowi," pungkas Dedi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya