Berita

Megawati Soekarnoputri saat pidato di HUT ke 49 PDIP/Repro

Politik

Kadernya Koruptor Bansos, Megawati Cukup Berani Singgung Pengambil Untung Pandemi di Pidato HUT PDIP

RABU, 12 JANUARI 2022 | 03:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada hari ulang tahun (HUT) ke 49 PDIP tidak memberikan penekanan kuat terhadap Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/1).

Menurut Dedi, pernyataan kritik yang dilontarkan Megawati hanya seputar tidak terkendalinya tata kelola Sembako. Di sisi lain, publik mengetahui menteri yang bertanggungjawab terkait harga sembako bukanlah anggota kabinet dari Partai berlambang Kepala Banteng.


Dedi mengakui Megawati cukup berani saat menyinggung pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari Pandemi Covid-19. Padahal, ada kadernya dalam hal ini Juliari Batubara dan Herman Herry yang dianggap masuk dalam kelompok pengambil untung dari Pandemi.

"Ini cukup berani karena ada kader PDIP yakni Juliari Batubara dan kader PDIP lainnya yakni Herman Hery yang dianggap mewakili kelompok itu," demikian kata Dedi.

Saat menjabat Mensos, kader PDIP Juliari Batubara tersangkut kasus korupsi Bansos yang diperuntukkan untuk masyarakat Jabodetabek.

Majelis Hakim akhirnya memvonis Juliari secara sah dan meyakinkan menjadi koruptor Bansos.

Di hadapan para kader, Presiden dan undangan yang hadir Megawati menyampaikan pidato politiknya. Salah satu isi pidatonya, Megawati menyinggung masalah harga Sembako yang sampai saat ini masih terus berulang.

Megawati juga menyampaikan keherannya karena Indonesia masih tergantung terhadapa impor alat kesehatan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya