Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung/Net

Politik

Martin Manurung: Langkah Hukum Erick Thohir Akan Bantu Perjelas Masalah Garuda Indonesia

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 18:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah penegakan hukum yang diambil oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengatasi persoalan yang melilit PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk disambut baik oleh pimpinan Komisi VI DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung menilai bahwa langkah penegakan hukum atas kasus-kasus yang menyebabkan kerugian Garuda sudah harus dilakukan dan tidak dapat ditunda-tunda lagi.

“Sebab, hal itu akan membantu proses restrukturisasi yang sedang dilakukan atas Garuda,” ujar Martin kepada wartawan, Selasa (1/11).


Ketua DPP Partai Nasdem ini meyakini bahwa langkah hukum yang diambil Erick Thohir akan dapat membantu memperjelas masalah yang saat ini melilit Garuda Indonesia. 

“Agar tidak ada dugaan bahwa ada yang ditutup-tutupi dalam permasalahan masa lalu yang membuat Garuda bermasalah saat ini, bahkan secara teknis sudah bangkrut,” tuturnya.

Martin juga meminta agar rencana Erick Thohir yang akan terus melakukan pengembangan untuk menyelesaikan persoalan Garuda ini, sampai benar-benar bersih. Ia berharap tidak berhenti pada masalah ATR 72-600 saja, untuk tetap dilakukan secara konsisten.

“Bongkar sekalian saat ini, perbaiki semua sistem dan manajemennya, agar ke depan tidak ada masalah lagi,” demikian Martin.

Erick Thohir telah mendatangi kantor Kejaksaan Agung RI, di Jakarta Selatan, Selasa siang (11/1). Erick menyerahkan data terkait dugaan korupsi di Garuda Indonesia kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin. Terutama mengenai dugaan korupsi dalam penyewaan pesawat jenis ATR 72-600.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya