Berita

Update penanganan Covid-19 secara nasional per Selasa, 11 Januari 2022/RMOL

Kesehatan

Update Covid-19: Kasus Positif Naik 802 Orang, Paling Banyak dari Jakarta

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 17:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus aktif Covid-19 pada Selasa petang (11/1) mengalami kenaikan dua kali lipat dari kemarin. Sebarannya, paling banyak ditemukan di Provinsi DKI Jakarta.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 802 orang, lebih banyak dari kasus sembuh sebesar 446 orang.

Jika dilihat detail, provinsi yang menyumbang tambahan kasus positif paling banyak adalah DKI Jakarta dengan jumlah 537 orang.


Sementara provinsi lain yang mengalami pertambahan di bawah 100 ada di Kepulauan Riau sebanyak 66 orang, Jawa Barat 62 orang, dan Banten 43 orang.

Untuk sisanya tersebar di 18 provinsi dengan rentang angka kenaikan kasus konfirmasi positif mulai dari satu orang hingga 29 orang.

Adapun provinsi yang tak mencatat tambahan kasus positif Covid-19 alias nol kasus ada di 12 provinsi yang di antaranya Aceh, Jambi, Lampung, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Maluku.

Namun secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.116.648 orang atau sebanyak 96,5 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.267.451 orang.

Untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak delapan orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 144.144 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak adalah Lampung sejumlah dua kasus. Sisanya tersebar di Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, dan Sulawedi Tengah dengan masing-masing satu orang.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat naik sebanyak 348 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 6.659 orang atau sebanyak 0,1 persen dari total kasus positif.

Adapun untuk jumlah orang  yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 5.045 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 203.706 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 288.467 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.168 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 44.563.107 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 66.062.939 sampel.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya