Berita

Koordinator Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

Sentil Bahlil karena Usul Penundaan Pilpres, Demokrat: Jangan Buat Gaduh, Fokus Bantu Rakyat

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 02:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons klaim Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil lahadalia bahwa kalangan pengusaha ingin Pemilihen Presiden (Pilpres) ditunda Partai Demokrat memberikan catatan kritis.

Koordinator Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyarankan pejabat publik fokus pada tugasnya membantu kerja pemerintahan Joko Widodo.

Menurut Herzaky, dalam situasi seperti saat ini, saat para pembantunya fokus, Presiden Jokowi akan mampu mengatasi pandemi dan sulitanya ekonomi Indonesia.


Ia menyayangkan terhadap sikap Bahlil yang membuat gaduh dengan menyampaikan pernyataan yang tidak perlu.

"Jangan membuat gaduh dengan memberikan statemen-statemen yang tidak perlu. Rakyat sedang susah, ayo kita fokus bantu rakyat," demikian kata Bahlil, Senin (10/1).

Saat hadiri ri;is survei Indikator Politik Indonesia, Bahlil mengklaim bahwa para pengusaha menginginkan Pilpres diundur. Tujuanya, klaim Bahlil untuk menjaga progam pemulihan usaha mereka yang sempat terdampak pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya