Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Kesehatan

Luhut Minta Masyarakat Kompak Hadapi Omicron

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 19:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut BInsar Panjaitan meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk kompak menjalankan protokol kesehatan dan aturan yang diberlakukan pemerintah.

Menurutnya, pencegahan varian Omicron ini tentunya tidak dapat hanya dijalankan oleh Pemerintah saja namun juga harus melibatkan peran serta masyarakat mulai dari penegakan protokol kesehatan yang tidak boleh jenuh hingga penggunaan Peduli Lindungi yang baik.

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali ini mengatakan, saat ini pemerintah juga terus melakukan langkah-langkah persiapan dengan meminta kepada seluruh daerah agar sedari dini mempersiapkan kesiapan fasilitas RS dan isolasi terpusat untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, peningkatan testing dan tracing juga akan menjadi program prioritas Pemerintah untuk mencegah kasus Covid meledak kembali.


"Perlu saya tegaskan kembali, bahwa sistem kesehatan Indonesia hari ini cukup siap dalam menghadapi adanya varian baru yang kembali mengancam kehidupan kita. Namun, langkah preventif merupakan kunci utama agar kita terus terhindar dan dapat keluar dari pandemi ini. Kita harus kompak tidak perlu mencari kekurangan di sana-sini, tapi kita harus saling mengingatkan dengan baik," tegas Menko Luhut dalam jumpa pers mengenai update kasus Covid-19, Senin (10/1).

Upaya pemerintah untuk menekan angka kematian akibat Covid-19 adalah membuat aturan ketat, dan juga vaksinasi. Saat ini capaian vaksinasi anak dosis pertama di Jawa Bali telah mencapai 36 persen.

Menko Luhut menekankan Kabupaten/Kota Dengan vaksinasi Dosis 1 Umum dan Lansia yang berada di  bawah 50 persen akan menjadi prioritas dan pengawasan dan percepatan vaksinasi seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lainnya.

"Kami menghitung masih ada 13,6 Juta orang di Jawa Bali (8,7 persen) yang belum terlindungi, belum memiliki antibodi karena vaksin atau infeksi sebelumnya. Pemerintah untuk terus mendorong percepatan vaksinasi terutama di kabupaten/kota yang dosis 1-nya masih di bawah 50%. Berita baiknya, saat ini hanya dua kabupaten/kota di Jawa Bali dengan kondisi dosis 1 yang di bawah 50 persen,” katanya.

Menutup laporannya, Menko Luhut menggarisbawahi bahwa hari ini sudah 178 hari pasca puncak kasus dan Indonesia terus berada pada titik yang rendah dan cukup terkendali dalam mengatasi pandemi Covid-19. Hal ini tentunya berkat kerja keras dan kerjasama kita semuanya sebagai anak bangsa. Tentunya hal ini mestinya dapat terus kita jaga dalam kondisi yang cukup baik dengan cara terus taat pada protokol kesehatan.

"Saya yakin bahwa Covid-19 hanya dapat dicegah dengan kedisplinan yang kuat dan semangat gotong royong yang dilakukan oleh seluruh elemen bangsa secara terus menerus tanpa terputus. Saya sekali lagi meminta patuhi protokol kesehatan dan kita semua bekerja keras mematuhi apa yang sudah disiapkan oleh Pemerintah. Pemerintah memberikan yang terbaik untuk rakyatnya dan Presiden menekankan ini kepada kami semua,” demikian Luhut.


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya