Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar, Ilham Permana./Dok

Bisnis

Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Memuaskan, AMPG: Hasil Kerja Nyata Airlangga

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 19:00 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ekonomi Indonesia yang terdistraksi pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir, mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Kebangkitan ekonomi secara perlahan namun pasti, merupakan buah kerja besar Kementerian Koordinator bidang Perekonomian sebagai pengarah orkestra ekonomi nasional.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) Ilham Permana menilai, kinerja Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian dalam Kabinet Presiden Joko Widodo dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, memuaskan bagi masyarakat.

Dikatakan Ilham, tidak berlebihan jika Ketua Umum Partai Golkar itu disebut punya andil sebagai sosok berpengaruh di balik layar kebangkitan ekonomi Indonesia.


"Pak Airlangga sosok pemimpin yang sedikit berbicara, bekerja dalam kesunyian dan kongkrit kinerjanya. Beliau sudah membuktikan capaiannya yang fokus dalam menangani kemerosotan ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19. Amanah Presiden dijalankan dengan baik. Terobosan dan program pemerintah di bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi sangat membantu masyarakat," kata Ilham kepada redaksi, Senin (10/1).

Ilham menyebut, Airlangga bekerja tanpa gaduh namun inovatif. Gayanya mencerminkan nilai kepemimpinan yang relevan untuk Indonesia di era disrupsi, dimana terjadi peralihan di segala bidang menuju digitalisasi dan anak muda banyak mengambil peran di dalamnya

"Pak Airlangga ini sangat rendah hati, sosok penggerak yang menjalankan tugas secara baik, terukur dan terarah," ujar dia.

Dalam isu Presidensi G20, Ilham mencontohkan. Airlangga tidak hanya berupaya mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui kesempatan G20, namun juga ingin mengadvokasi isu-isu negara berkembang dalam bersama sama menghadapi pandemi dan pembangunan ekonomi.

Kebangkitan ekonomi secara perlahan namun pasti, terbukti dari hasil survei Lembaga Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) terhadap kondisi ekonomi Indonesia 2021. Hasilnya, masyarakat menilai kondisi ekonomi rumah tangga lebih baik dibanding 2020.

"Sebanyak 41,5 persen warga menilai ekonomi rumah tangganya lebih atau jauh lebih baik dibanding setahun sebelumnya. Sementara yang menilai buruk atau jauh lebih buruk hanya 28,8 persen," ungkap Ilham mengutip hasil survei SMRC itu.

Hasil riset SMRC menunjukkan, dalam satu tahun terakhir, telah terjadi perbaikan persepsi positif warga tentang keadaan ekonomi. Menyitir analisa peneliti senior SMRC Saidiman Ahmad, Ilham mengatakan, meski keadaan ekonomi belum sepenuhnya pulih seperti sebelum Covid-19, namun evaluasi positif semakin menguat, bahkan sudah lebih banyak dari yang menilai negatif.

"Menurut peneliti SMRC Saidiman, salah satu faktor menguatnya pemulihan ekonomi nasional berhasilnya Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN di bawah komando Airlangga Hartarto," tandas Ilham.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya