Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Telepon Menlu Kazakhstan, Wang Yi: China Bersedia Campur Tangan Lawan Infiltrasi Asing

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 18:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dengan tegas menentang infiltrasi kekuatan asing yang diduga memicu kerusuhan di Kazakhstan. Namun Beijing menyatakan kesediaan untuk campur tangan membantu.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi kepada Menteri Luar Negeri Kazakhstan Mukhtar Tileuberdi dalam panggilan telepon pada Senin (10/1).

"Kekacauan baru-baru ini di Kazakhstan menunjukkan situasi di Asia Tengah masih menghadapi tantangan berat, dan sekali lagi membuktikan bahwa beberapa kekuatan eksternal tidak menginginkan perdamaian dan ketenangan di kawasan kami," lapor Kementerian Luar Negeri China, seperti dikutip Reuters.


Wang mengatakan, China bersedia bersama-sama menentang campur tangan dan infiltrasi kekuatan asing mana pun di Kazakhstan.

Menurut para ahli, ketidakstabilan di Kazakhstan bisa mengancam impor energi dan proyek Belt and Road Initiatives (BRI) yang dimiliki China di sana. Hal itu juga bisa berpengaruh pada situasi keamanan di wilayah Xinjiang, yang berbatasan dengan Kazakhstan.

Pada Jumat (7/1), Presiden China Xi Jinping melakukan panggilan telepon dengan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev. Xi mengatakan, China dengan tegas menentang setiap kekuatan asing yang mengganggu stabilitas Kazakhstan dan merekayasa "revolusi warna".

China dan Rusia percaya "revolusi warna" adalah pemberontakan yang dipicu oleh Amerika Serikat (AS) dan kekuatan Barat lainnya untuk mencapai perubahan rezim.

"China tidak ingin melihat perluasan pengaruh AS di Kazakhstan dan Asia Tengah sebagai akibat dari kerusuhan ini," kata profesor di Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Li Mingjiang.

Pekan lalu, kekacauan di Kazakhstan terjadi aksi protes damai yang dipicu oleh kenaikan harga gas LPG. Protes berubah menjadi kekerasan dengan bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya