Berita

Petani buah naga di Vietnam/Net

Dunia

Perbatasan China Ditutup karena Covid, 300 Ribu Ton Buah Naga Vietnam Terkatung-katung Tak Punya Pembeli

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ditutupnya perbatasan antarnegara yang diberlakukan oleh China membuat para petani dan eksportir buah naga dari Vietnam terancam kerugian hebat.

Seperti yang dilaporkan VnExpress, sekitar 300 ribu ton buah naga yang siap panen terancam tidak memiliki pelanggan karena pembatasan yang diberlakukan China untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Akibatnya, harga buah naga dalam beberapa pekan terakhir anjlok.


Wakil Direktur Departemen Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Binh Thuan, Phan Van Tan mengatakan, China membatasi lintas batas di Provinsi Quang Ninh dan Lang Son yang menyebabkan kontainer menumpuk.

Padahal setiap tahunnya, sekitar 1,4 juta ton buah naga yang diproduksi Vietnam diekspor ke China. Tiga provinsi Binh Thuan, Long An, dan Tien Giang menyumbang 80 persen dari total.

Namun para petani harus menghadapi kerugian lantaran tidak memiliki pembeli.

Beberapa eksportir mengatakan mereka telah mencoba untuk mengirim barang melalui laut, tetapi ini bukan pilihan yang lebih baik karena biaya pengiriman telah meningkat tiga kali lipat sejak tahun lalu.

China merupakan pembeli terbesar produk pertanian Vietnam. Ekspor buah naga ke China melebihi 50 pasar lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya