Berita

Ketua DPD Partai Nasdem Jakarta Timur, Abdul Canter Sangaji/Ist

Politik

Wibi Andrino Dianggap "Pemain Cadangan" dalam Bursa Cagub DKI, Nasdem Jaktim Protes Keras

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 11:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan pengamat politik, Ujang Komarudin, yang menyebut Sekretaris Wilayah DPW Nasdem DKI Jakarta, Wibi Andrino, merupakan "pemain cadangan" di antara tiga nama yang diusung mendapat protes keras dari kader Nasdem ibukota.

Ketua DPD Partai Nasdem Jakarta Timur, Abdul Canter Sangaji menilai, pernyataan Ujang Komarudin tersebut telah melecehkan anak muda yang berkecimpung di jagat perpolitikan ibukota.

"Pernyataan bahwa Wibi Andrino sebagai 'pemain cadangan' sama sekali tidak berdasar dan narasinya tidak pas," kata Canter dalam keterangannya kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (10/1).


Canter juga berpandangan pernyataan Ujang bisa dianggap narasi pembunuhan karakter anak muda dalam peta politik Pilgub DKI Jakarta.

"Seharusnya Pak Ujang menyadari bahwa hari ini bonus demografi Jakarta dan nasional dipenuhi anak muda," jelas Canter.

Bahkan dalam kancah politik lokal di Indonesia, lanjut Canter, sudah banyak anak muda masuk dalam jajaran eksekutif maupun legislatif. Dengan demikian, pernyataan Ujang tersebut seolah menutup ruang bagi politik anak milenial di ibukota.

"Padahal saya lihat Pak Ujang ini masih dikategorikan milenial. Tapi kenapa komentarnya terdengar sangat kolonial," sindir Canter.

Canter melanjutkan, dari kacamatanya, pernyataan Ujang tersebut lebih kental nuansa seorang politikus ketimbang pengamat politik.

"Kalau sering komentar seperti ini saya sarankan Pak Ujang masuk parpol saja ketimbang jadi pengamat," sindir Canter lagi.

Menurut Canter, sepatutnya semua pihak membuka selebar-lebarnya ruang buat anak muda dalam politik di DKI Jakarta ataupun nasional. Karena ke depan anak-anak muda yang akan mengisi posisi-posisi strategis di eksekutif, legislatif, dunia usaha, dan lain-lain.

"Semoga Pak Ujang bisa memilih narasi tarbaik agar terdengar dukungan untuk anak muda dalam politik DKI," demikian Canter.

Pengamat politik Ujang Komarudin sebelumnya menilai nama Wibi Andrino diusung untuk mendongkrak popularitas Nasdem di tingkat Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau Wibi saya rasa second line lah, pemain cadangan lah," kata Ujang yang dikutip Redaksi.

"Jadi Nasdem itu mungkin sedang memperkenalkan atau meng-endorse nama yang di nasional itu Sahroni, yang di tingkat Provinsi tuh Wibi. Kalau kapasitas Wibi masih kalah saing dengan Sahroni dan lain-lain," sambungnya.

Seperti disampaikan politikus Nasdem, Bestari Barus, partanya mengusung tiga nama sebagai pengganti Anies Baswedan pada Pilgub DKI Jakarta 2024 mendatang.

Ketiga nama yang diusung adalah Ketua Bidang Kesehatan DPP Nasdem Okky Asokawati, Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad Sahroni, dan Sekretaris Wilayah DPW Nasdem DKI Wibi Andrino.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya