Berita

Ilustrasi kursi presiden/Net

Politik

Koalisi Pilpres 2024 Dimulai Tahun Ini

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 07:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proses pematangan koalisi politik menuju Pilpres 2024 diprediksi akan terjadi pada tahun ini.  Sebab, jika menggunakan kalkulasi perhitungan waktu yang disampaikan KPU, kemungkinan Pemilu 2024 dilaksanakan pada Februari 2024, meskipun belum juga disepakati.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif IndoStrategic Ahmad Khoirul Umam kepada wartawan, Senin (10/1). Menurutnya, Pemilu Serentak di bulan Februari 2024 lebih realistis, agar tidak terjadi penumpukan beban penyelenggara pemilu seiring dengan adanya pilkada di November 2024.

“Jika demikian maka rencana pelaksanaan Pemilu di Februari 2024 menyisakan pesan bahwa praktis Pemilu tinggal 2 tahun lagi,” ujarnya.


Oleh karena itu, Umam meyakini kemungkinan deklarasi koalisi jelang Pilpres 2024 akan terjadi lebih dini. Baik itu koalisi yang dibentuk berdasarkan kesamaan kepentingan untuk mengusung nama calon kandidat tertentu, maupun koalisi yang pembentukannya berdasarkan kesamaan visi-misi politik kepartaian.

"Untuk selanjutnya mencari dan menemukan nama kandidat capres-cawapres yang tepat," tuturnya.

Belajar dari telatnya pendeklarasian Jokowi pada Pilpres 2014 lalu, terlihat kekuatan koalisi dan mesin politik partai-partai pendukungnya tetap kurang mampu mengoptimalkan capaian insentif elektoralnya. Sementara saat ini, sudah tersedia ruang kompetisi terbuka karena incumbent tidak maju lagi di laga Pilpres),

"Akibatnya, meskipun elektabilitas Jokowi di berbagai survei tergolong tinggi menjelang Pilpres 2014, namun ternyata selisih perolehan suara (electoral gap) antara Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2014 lalu tergolong tipis," demikian Umam.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya