Berita

Direktur DEEP Neni Nur Hayati/Net

Politik

Calon KPU-Bawaslu Sudah 24 Besar, DPR Diingatkan Buka Partisipasi Publik

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 01:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dua puluh empat calon komisioner KPU dan Bawaslu RI sudah ada di tangan Presiden Joko Widodo. Tahapan selanjutnya, presiden akan mengirimkan nama-nama itu ke DPR.

Paska DPR menerima 10 besar Bawaslu dan 14 calon anggota KPU, selanjutnya mereka akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR RI.

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati memberikan catatan penting terkait proses di Komisi II DPR.


Neni melihat, karena waktu yang tersedia untuk DPR lebih lama dengan tim seleksi, ia menengarai prosesnya akan sangat politis dan tarik ulurnya begitu kuat.

Meskipun demikian, Neni mengingatkan bahwa persoalan kredibilitas, integritas, komitmen ini harus benar-benar menjadi prioritas utama.

"Jangan sampai kepentingan politik yang terlalu kental dan mengancam demokrasi Indonesia kedepan," demikian kata Neni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (9/1).

Dalam pandangan Neni, perlu ada partisipasi publik. Tujuannya, untuk mengenal masing-masing nama calon KPU dan Bawaslu. Selain itu, untuk memberikan masukan saran kepada DPR.

"Begitupun DPR ya mesti membuka partisipasi publik secara luas," terang Neni.

Tim Seleksi (Timsel) sudah resmi menyerahkan 14 nama untuk calon anggota KPU dan 10 nama untuk calon anggita Bawaslu ke Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/1).

Untuk 14 calon anggota KPU yang namanya diserahkan kepada Jokowi di antaranya merupakan petahana dan anggota Bawaslu periode 2017-2022, yaitu Hasyim Asy’ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Viryan dan Mochammad Afifuddin.

Sementara sisanya merupakan sosok baru, yakni August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Dahliah, Idham Holik, Iffa Rosita, Iwan Rompo Banne, Muchamad Ali Safa’at, Parsadaan Harahap, Yessy Yatty Momongan, dan Yulianto Sudrajat.

Sedangkan 10 calon anggota Bawaslu masa jabatan 2022-2027 ada petahana Fritz Edward Siregar dan Rahmat Bagja. Yang lainnya sosok baru, antara lain Aditya Perdana, Andi Tenri Sompa, Herwyn Jefler Hielsa Malonda, Lolly Suhenty, Mardiana Rusli, Puadi, Subair, dan Totok Hariyono.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya