Berita

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga/Net

Politik

Sindir Ferdinand, Andi Sinulingga: Ngaku Penyakitan, Tapi Kalau Lihat Cuitannya Sudah Kayak Jenggo Kelas Berat

SABTU, 08 JANUARI 2022 | 06:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean yang mengaku mualaf dan mengalami sebuah gangguan penyakit yang mempengaruhi kesadaran, usai dirinya dilaporkan ke polisi atas cuitan “Allahmu lemah” menuai kritikan.

Sebab, soal agama diri, Ferdinand terkesan berubah-ubah. Apalagi di biodata Twitter-nya sempat tertulis bahwa dia tidak beragama. Selain itu juga, beberapa kicauan Ferdinand selama ini acapkali menyinggung agama nasrani.

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga merasa bingung dengan sejumlah pengakuan yang disampaikan Ferdinand tersebut.


“Ngaku muallaf, kemudian ngaku nggak punya agama, sekarang ngaku muallaf lagi, habis itu ngancam jadi Atheis kalau di penjara,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Jumat (7/1).

Andi Sinulingga tambah heran saat Ferdinand mengaku mengidap penyakitan yang berpengaruh pada kesadarannya. Bahkan dalam pengakuan itu, Ferdinand menyebut kicauan “Allahmu lemah” terjadi saat penyakit itu kambuh.

Saat kambuh, Ferdinand jatuh, pingsan, dan kejang. Kesadarannya kemudian terpengaruh. Pikiran Ferdinand, dalam pengakuannya, berkecamuk lantas ingin bertindak pendek.

Bagi Andi Sinulingga, hal ini aneh. Sebab kicauan Ferdinand selama ini justru memperlihatkan dirinya sebagai seorang jagoan kelas berat.

“Sekarang ngaku penyakitan tak sembuh-sembuh. Tapi kalau lihat cuitan dan komentar-komentarnya selama ini dah kayak jenggo kelas berat aja anda bung Ferdinand,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya