Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim/RMOL

Politik

Apresiasi Penerapan KTP Digital, PKB Minta Kemendagri Perkuat Sistem Keamanan Siber

SABTU, 08 JANUARI 2022 | 02:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerapakan KTP Elektronik digital di 58 kabupaten/kota. Langkah Kemendagri itu merupakan langkah bertahap sebelum diberlakukan di seluruh Indonesia.

Syarat wajib yang bisa mengakses identitasnya itu adalah memiliki smartphone dan tersedia jaringan internet.

Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim mengapresiasi inovasi yang dilakukan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri.


Kata Luqman, produk kebijakan itu menunjukkan jajaran Kemendagri terus berusaha meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat dengan berbasis teknologi.

Meski demikian, politisi PKB itu mengingatkan jangan sampai kebijakan tersebut menghilangkan layanan e-KTP model lama yang tercetak. Sebab, masih banyak warga yang belum memiliki akses pada teknologi informasi.

Dalam pandangan Luqman, ada beberapa hal penting yang harus dipenuhi agar kebijakan E-KTP digital agar memiliki manfaat.

Pertama, sistem keamanan siber yang digunakan harus betul-betul canggih sehingga tidak mudah dibobol pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kedua, harus dibuat sistem pengamanan berlapis sehingga yang memiliki akses terhadap e-KTP digital hanya yang bersangkutan.

"Ketiga, lembaga pemerintah dan swasta yang dalam layanannya mempersyaratkan bukti KTP, harus memiliki sistem IT yang kompatibel," demikian kata Luqman.

Selain itu, Luqman mengingatkan Kemendagri untuk melakukan sosialisasi yang massif kepada masyarakat tentang pemberlakuan dan pemanfaatan e-KTP digital.

"Jangan sampai terjadi, nanti pada saat program e-KTP digital sudah berjalan tetapi layanan-layanan dari lembaga pemerintah dan swasta masih minta foto kopi KTP kepada masyarakat, seperti yang terjadi saat ini," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya