Berita

Tambahan kasus harian Covid-19 nasional masih di atas 500/Repro

Kesehatan

Tambahan Kasus Positif Masih di Atas 500 Orang, yang Dirawat Naik Lagi

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus aktif Covid-19 pada Jumat petang (7/1) masih bertambah di atas 500 orang, atau dua kali lipat lebih tinggi dari tambahan kasus sembuh.

Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 518 orang. Hampir dua kali lipat dari kasus sembuh yang bertambah 214 orang.

Adapun provinsi yang menyumbang tambahan kasus positif paling banyak berada di satu provinsi, yaitu di DKI Jakarta sebanyak 300 orang.


Sementara Provinsiplain yang mengalami pertambahan di bawah 100 ada di Kepuluan Riau sebanyak 60 orang, Jawa Barat (36 orang), Banten (30 orang), dan Jawa Tengah (28 orang).

Untuk sisanya tersebar di 21 provinsi dengan rentang angka kenaikan kasus konfirmasi positif mulai dari 1 orang hingga 15 orang.

Kemudian, provinsi yang tak mencatat tambahan kasus positif Covid-19 alias nol kasus ada di 14 provinsi. Yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Namun secara total, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.115.572 orang atau sebanyak 96,5 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.265.187 orang.

Untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak 5 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 144.121 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.

Selanjutnya, provinsi yang menyumbang angka kematian adalah Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur dengan masing-masing satu orang.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat naik sebanyak 299 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 5.494 orang atau sebanyak 0,1 persen dari total kasus positif.

Untuk jumlah orang  yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 4.898 orang yang tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 198.487 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 283.262 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.148 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 43.823.061 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 64.980.357 sampel.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya