Berita

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi saat digiring ke Gedung Merah Putih KPK/RMOL

Politik

Walikota Bekasi Diciduk KPK, LSAK: Pejabat Lain Jangan Main-main!

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 17:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penangkapan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menunjukkan keseriusan KPK menindak tegas pelaku korupsi.

Penangkapan Walikota Bekasi di awal tahun 2022 ini pun patut menjadi warning bagi seluruh kepala daerah dan penyelenggara negara agar tidak melakukan penyelewengan.

"Pejabat lain jangan main-main. Bukan tidak mungkin akan ada lagi daftar tambahan kepala daerah atau pejabat lain yang ditangkap setelah Rahmat Effendi," kata Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A. Hariri, Jumat (7/1).


KPK, kata dia, harus tegas dan lebih keras menindak pejabat manapun yang melakukan penyimpangan. Oleh karena itu, penangkapan ini patut diapresiasi.

"Saat ini KPK telah bekerja on the track. Penindakan harus tetap dilakukan tanpa tebang pilih, kemudian harus memaksimalkan pengembalian aset-aset hasil korupsi secara disiplin," lanjutnya.

Di sisi lain, program pencegahan dan pendidikan antikorupsi menjadi harapan agar pemberantasan korupsi makin efektif dan nyata. Kata Hariri, kerja KPK mau tidak mau bukan hanya lembaga penindakan.

"Tapi keseluruhan prosedur penindakan dengan hasil recovery asset yang baik, serta melakukan pencegahan dan penindakan agar pembangunan ini berjalan baik dan tidak diselewengkan," tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya