Berita

Singapura jadi sasaran ekspor buah Taiwan/Net

Dunia

Buktikan Diri ke China, Taiwan Kirim Berton-ton Atemoya dan Jeruk Ponkan ke Singapura Jelang Imlek

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah larangan China atas impor buah yang diberlakukan tahun lalu, Taiwan membuktikan diri mampu bertahan dengan mencari pasar lain yang tak kalah menguntungkan, salah satunya Singapura.

Negara yang diklaim Beijing masih satu wilayah dengan China itu baru-baru ini bahkan mengirim berton-ton apel gula nanas atau atemoya dan ponkan (jeruk madu China) ke Singapura menjelang Tahun Baru Imlek 2022.

"Asosiasi Petani di Dongshi, Kota Taichung, mengirim kontainer berisi 14 metrik ton ponkan dan 2 metrik ton apel gula nanas dari Kabupaten Taitung ke Singapura pada hari Rabu," lapor Taiwan News, Kamis (6/1).


Atemoya adalah hasil persilangan srikaya sugar apple dan buah cherimoya.

Ini tentu menjadi kabar baik di mana selama ini Taiwan bertanggung pada pasar China untuk ekspor buah mereka.

"Ekspor pertanian Taiwan dulunya terlalu bergantung pada pasar China, dengan 84,4 persen menuju ke seberang Selat Taiwan, tetapi karena larangan dan pengembangan pasar baru, jumlah itu turun menjadi 42,3 persen untuk Januari hingga November tahun lalu," kata Dewan Pertanian (COA) Taiwan.

"Singapura telah terbukti menjadi pasar yang menguntungkan, seperti yang ditunjukkan oleh pengiriman 4,5 metrik ton apel gula nanas sebelumnya, yang terjual habis dalam beberapa hari," kata COA.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya