Berita

Bintang tenis asal Serbia Novak/Net

Dunia

Djokovic Dilarang Masuk Australia, Scott Morrison Jadi Sasaran Kecaman Presiden Serbia

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berita mengenai pembatalan visa bintang tenis asal Serbia Novak Djokovic menjelang Australia Terbuka yang akan digelar 17 Januari akhirnya sampai ke telinga Presiden Aleksandar Vucic.

Vucic dalam pernyataannya pada Kamis (6/1) bahkan menuding Australia telah melakukan ‘perburuan politik’ atas pelarangan tersebut.

 â€œApa yang tidak adil adalah perburuan penyihir politik (yang dilakukan terhadap Novak), oleh semua orang termasuk Perdana Menteri Australia yang berpura-pura bahwa aturan berlaku untuk semua,” kata Vucic, seperti dikutip dari AFP.


Dalam pernyataannya Vucic juga mengaku telah menghubungi juara Australia Open 2021 itu.

“Saya baru saja berbicara dengan Novak Djokovic di telepon. Saya mengatakan kepada Novak bahwa seluruh Serbia bersamanya,” kata Vucic.

“Semua pihak berwenang melakukan segalanya agar pelecehan terhadap pemain tenis terbaik di dunia segera diakhiri,” ujarnya.

Djokovic sebenarnya sudah mendapat pengecualian vaksin untuk tampil di Australian Open 2022. Tetapi Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan tim Djokovic tidak bisa menunjukkan Cukup bukti untuk memasuki negara itu.

“Dia memberikan informasi kepada maskapai untuk mengizinkannya naik pesawat. Namun, itu bukan jaminan bisa melewati perbatasan Australia," kata Morrison

“Ada banyak visa yang diizinkan dan jika Anda memiliki visa serta mendapatkan vaksinasi lengkap, Anda dipersilakan datang. Namun, jika Anda tidak divaksinasi dan bukan penduduk atau warga negara Australia, Anda tidak bisa datang,” ujarnya.

Djokovic tiba di Bandara Melbourne pada Rabu malam (5/1) waktu setempat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya