Berita

Walikota Philadelphia Jim Kenney/Net

Dunia

13 Orang Termasuk 7 Anak jadi Korban Kebakaran Rumah, Walikota Philadelphia: Hari Paling Tragis dalam Sejarah Kota Kami

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 13 orang yang 7 di antaranya adalah anak-anak tewas, terpanggang di dalam sebuah rumah berlantai tiga yang kebakaran di sebuah perumahan Philadelphia pada Rabu (5/1) waktu setempat.

Para pejabat mengatakan dua orang lainnya dirawat di rumah sakit dan delapan lolos dari kobaran api mematikan yang terjadi di perumahan umum di distrik museum populer Fairmount di kota timur Amerika itu.

“Tidak diragukan lagi ini adalah salah satu hari paling tragis dalam sejarah kota kami, kehilangan begitu banyak orang dengan cara yang tragis,” kata Walikota Philadelphia Jim Kenney kepada wartawan, seperti dikutip dari AP, Kamis (6/1).
Wakil komisaris Departemen Pemadam Kebakaran Philadelphia Craig Murphy mengatakan kebakaran itu adalah yang terburuk yang pernah dilihatnya selama 35 tahun bertugas di dinas.

Wakil komisaris Departemen Pemadam Kebakaran Philadelphia Craig Murphy mengatakan kebakaran itu adalah yang terburuk yang pernah dilihatnya selama 35 tahun bertugas di dinas.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa jumlah korban mungkin masih bisa bertambah mengingat masih ada upaya pencarian yang sedang berlangsung.

Murphy menambahkan masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang menyebabkan kebakaran itu tetapi departemennya sedang menyelidiki.

“Kami sedang dalam proses menyelidiki ini ke tingkat tertinggi yang kami bisa. Kami menggabungkan semua sumber daya kami,” kata Murphy.

Bangunan itu dimiliki oleh otoritas perumahan umum Philadelphia (PHA), yang mengatakan detektor terakhir diperiksa pada Mei 2021 dan berfungsi dengan baik pada waktu itu.

“Kehilangan nyawa yang tak terbayangkan ini telah mengguncang kita semua di PHA,” kata CEO Kelvin Jeremiah dalam sebuah pernyataan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya