Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Balas Denny Siregar, IPO: Tokoh Pengadu Domba Sepertinya Masih Leluasa Memproduksi Pesan Provokatif

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 13:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan dari pegiat media sosial Denny Siregar yang menyebut Indonesia dalam masa terbaik sebagai sebagai satu negara kesatuan karena presiden hingga aparat negara bersatu padu menghadapi orang-orang yang merusak agama, menuai kontroversi.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah bahkan menyayangkan pernyataan Denny Siregar tersebut.

"Disayangkan karena tokoh-tokoh pengadu domba sepertinya masih leluasa memproduksi pesan-pesan provokatif," kata Dedi Kurnia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/1).


Apalagi, kata Dedi, pendukung fanatik pemerintah seperti Denny Siregar cs cenderung mendapat perlindungan dari aparat. Sekalipun, mereka telah berkali-kali memprovokasi kelompok masyarakat tertentu.

"Ini tentu menimbulkan kegaduhan publik yang sulit dihentikan," sesalnya.

Pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengingatkan bahwa indeks demokrasi Indonesia sedang memburuk. Situasi ini mengindikasikan bahwa Indonesia memerlukan pemimpin nasional yang matang secara emosional.

"(Ini malah) larut dalam pencitraan politik, hingga menggunakan buzzer politik. Kacau balau," pungkasnya. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya