Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

55 Provinsi Dikepung Varian Omicron, Nasib Pandemi Thailand Ditentukan Dua Pekan ke Depan

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus Covid-19 Thailand terus menunjukkan trend peningkatan, hingga Rabu (5/1) negara itu mencatat 3.899 kasus baru dengan 19 kematian lagi selama 24 jam.

Kementerian Kesehatan Masyarakat mengumumkan bahwa dari total kasus baru, sebanyak 3.878 kasus terdapat di masyarakat umum sementara 68 lainnya di antara narapidana.

Jumlah infeksi baru yang dilaporkan pada Rabu melonjak 808 dari angka yang dirilis sehari sebelumnya.


Sumanee Wacharasin, asisten juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA), mengatakan bahwa dua minggu mendatang akan menentukan arah pandemi di negara itu.

Dia memperingatkan bahwa kasus baru bisa mencapai puluhan ribu per hari jika orang menurunkan kewaspadaan mereka terhadap virus corona.

"Dua minggu ke depan akan menentukan arah penyebaran," kataSumanee pada konferensi pers, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (6/1).

"Kita bisa melihat jumlah infeksi baru dalam puluhan ribu jika tindakan kesehatan diabaikan," ujarnya.

Peringatannya sejalan dengan skenario yang diproyeksikan oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat bulan lalu bahwa infeksi baru yang didorong oleh Omicron dapat melonjak menjadi 10.000 atau bahkan 30.000 kasus per hari.

Saat ini varian yang sangat menular itu telah terdeteksi di 55 provinsi, naik dari 54 pada hari sebelumnya, sementara infeksi baru yang terkait dengan Omicron meningkat 276 menjadi 2.338.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya