Berita

Walikota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen saat dibawa ke KPK/RMOL

Hukum

Status Walikota Bekasi Rahmat Effendi Diumumkan KPK Hari Ini, Jadi Tersangka?

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 08:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengumumkan status para pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Bekasi, Jawa Barat, termasuk status terhadap Walikota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri menanggapi berbagai pertanyaan terkait perkembangan pemeriksaan terhadap Pepen usai melakukan OTT pada Rabu siang (5/1).

"Untuk perkembangan tangkap tangan di Bekasi, nanti ada penjelasan KPK, setelah KPK menyelesaikan pengumpulan keterangan dan bukti-bukti," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (6/1).


Firli pun menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan seluruh masyarakat. Firli memastikan, KPK akan terus bekerja untuk memberantas korupsi sampai Indonesia bebas dan bersih dari praktik-praktik korupsi.

"KPK juga mengajak segenap anak bangsa di negeri ini untuk bersama-sama KPK membangun budaya antikorupsi. KPK selalu membuka diri untuk menerima informasi dari masyarakat, karena KPK menyadari bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa dilakoni sendiri oleh KPK," pungkas Firli.

Pepen sendiri baru tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu malam (5/1) sekitar pukul 22.51 WIB.

Pepen yang mengenakan rompi warna biru dan baju berlengan panjang warna hijau ini hanya diam membisu tak merespon pertanyaan wartawan saat digiring petugas KPK ke ruang pemeriksaan.

KPK dikabarkan akan mengumumkan status Pepen dan kawan-kawan pada sore hingga malam hari ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya