Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Prancis Segera Terbitkan Kartu Vaksin, Macron: Saya Sengaja Bikin Anti-Vaksin Kesal

RABU, 05 JANUARI 2022 | 13:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaku kebijakan yang mereka ambil ditujukan untuk membuat marah orang-orang yang enggan divaksinasi agar mereka segera mendapatkan vaksin.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Le Parisien pada Selasa malam (4/1), Macron mengatakan pihaknya tidak akan memvaksinasi warganya dengan paksa. Kendati begitu, orang-orang harus menyadari bahwa mobilitas mereka terbatas jika enggan divaksinasi.

"Yang tidak divaksinasi, saya benar-benar ingin membuat mereka kesal. Jadi, kami akan terus melakukannya, sampai akhir. Itulah strateginya," ujar Macron.


Sejak tahun lalu, Prancis memberlakukan izin kesehatan untuk mencegah orang yang tidak memiliki tes PCR atau bukti vaksinasi untuk memasuki restoran, kafe, dan tempat umum lainnya.

Pemerintah juga ingin mengubahnya menjadi paspor vaksin, yang berarti hanya yang divaksinasi yang dapat memiliki izin kesehatan mulai 15 Januari.

"Saya tidak akan mengirim (yang tidak divaksinasi) ke penjara, saya tidak akan memvaksinasi dengan paksa," ucap Macron, seperti dikutip Reuters.  

Sementara itu, kebijakan pemerintahan Macron terkait pandemi Covid-19 memicu kritik dari oposisi, menjelang masa jabatannya yang akan habis empat bulan kemudian.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya