Berita

Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Jokowi Desak DPR Segera Sahkan RUU TPKS, Cak Imin: Bulan Ini Akan Diputuskan

RABU, 05 JANUARI 2022 | 12:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPR RI didesak Presiden Joko Widodo untuk segera mengesahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Melalui pengesahan RUU TPKS menjadi UU di parlemen, Jokowi berharap dapat memberikan perlindungan secara maksimal terhadap korban kekerasan seksual.

Menanggapi desakan Jokowi tersebut, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar sepakat kalau RUU TPKS sangat urgen dan perlu segera disahkan. Cak Imin pun menegaskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengawal secara ketat RUU tersebut hingga menjadi undang-undang.

"Saya sudah meminta teman-teman di Fraksi PKB di DPR untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal RUU TPKS ini,” ujar Cak Imin kepada wartawan, Rabu (5/1).


Ketua Umum PKB ini memperkirakan tidak lama lagi DPR akan menuntaskan seluruh pembahasan sejumlah RUU dan mengesahkannya menjadi UU. Cak Imin berjanji salah satu RUU yang akan dituntaskan adalah TPKS.

”Soal undang-undang, saya optimistis awal-awal bulan ini menjadi RUU inisiatif DPR yang segera dibahas bersama-sama. RUU ini sudah kita sepakati untuk segera diputuskan pada bulan Januari ini,” imbuhnya.

Cak Imin juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan kekerasan seksual. Sehingga, ada kesadaran untuk melawan tindakan tersebut secara aman lantaran dilindungi undang-undang.

"Masyarakat harus memiliki aware, rasa kesadaran tinggi bahwa lingkungan kita berbahaya kalau tidak memiliki kesadaran akan bahaya kekerasan seksual. Gerakan antikekerasan seksual harus dimasifkan, dan melawan kekerasan seksual ini harus disadari sampai lapisan terbawah. Teman-teman yang belum memiliki pendidikan memadahi, kita berdayakan sehingga bisa melakukan perlawan terhadap kekerasan seksual,” tutupnya.

Sejak pertama kali masuk sebagai usulan masyarakat ke DPR, RUU TPKS telah 9 tahun dibahas untuk menjadi undang-undang.

Pada masa kerja DPR RI periode 2014-2019, RUU ini gagal lolos dari Komisi VIII. Kemudian pada periode 2019-2024, RUU ini dibahas di Badan Legislasi (Baleg) DPR.

Hingga pada 8 Desember 2021, usulan RUU TPKS disetujui 7 dari 9 fraksi di DPR untuk disahkan sebagai RUU inisiatif DPR. Namun, Fraksi Partai Golkar menunda menyetujui dengan alasan masih akan melakukan sejumlah konsultasi publik, sementara Fraksi PKS menolak tegas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya