Berita

Perdana Menteri Quebec Francois Legault/Net

Dunia

Aturan Baru Pemerintah Quebec: Tidak Boleh Beli Ganja dan Miras Kalau Belum Divaksinasi Covid-19

RABU, 05 JANUARI 2022 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Provinsi Quebec di Kanada punya cara baru untuk 'memaksa' warganya agar mau melakukan vaksinasi Covid-19.

Lewat peraturan terbaru, yang akan disampaikan Perdana Menteri Quebec Francois Legault awal pekan ini, pemerintah akan melarang penduduk untuk membeli minuman keras atau ganja tanpa menunjukkan bukti surat vaksinasi.

"Rincian kecil dari mandat terbaru, seperti apakah akan memerlukan paspor di pintu masuk atau mesin kasir, masih dibahas," tulis surat kabar lokal Journal de Montreal, yang dilaporkan kembali oleh RT, Rabu (5/1).


Sejauh ini Quebec sudah mewajibkan bukti vaksinasi di tempat-tempat umum seperti restoran, teater, bar, dan kasino. Di bawah aturan baru, penduduk yang tidak divaksinasi masih dapat mengakses toko serba ada, yang menjual bir dan anggur, tetapi mereka pada dasarnya dilarang membeli minuman keras secara legal.

Langkah tersebut dilakukan di tengah tekanan publik untuk memperketat pembatasan pada warga Quebec yang bandel yang telah menolak untuk mendapatkan suntikan Covid-19 mereka.

Hingga saat ini hampir 85 persen dari semua penduduk Quebec telah menerima setidaknya satu dosis vaksinasi, salah satu tingkat tertinggi di dunia, tetapi itu tidak menghentikan penyebaran Covid-19 yang merajalela.

Provinsi ini telah melihat rata-rata sekitar 15.000 infeksi baru setiap hari selama seminggu terakhir. Kasus baru rata-rata kurang dari 700 setiap hari sebelum varian Omicron dari Covid-19 muncul pada akhir November.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya