Berita

Elizabeth Holmes/Net

Dunia

Pendiri Theranos Dihukum karena Penipuan dan Konspirasi

RABU, 05 JANUARI 2022 | 05:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendiri perusahaan teknologi kesehatan Theranos, Elizabeth Holmes, didakwa bersalah atas kejahatan penipuan.

Jaksa pada Selasa (4/1) mengatakan Holmes secara sadar berbohong tentang teknologi perusahaannya, yang digaung-gaungkan bisa mendeteksi penyakit hanya dengan beberapa tetes darah.

Empat tuduhan dijatuhkan sekaligus kepada perempuan berusia 37 tahun ini, termasuk konspirasi untuk melakukan penipuan terhadap investor dan tiga tuduhan wire fraud, dengan ancaman masing-masing 20 tahun penjara.  


Dakwaan ini muncul setelah berjalannya persidangan selama lebih dari empat bulan di California, Amerika Serikat (AS). Namun begitu, Holmes membantah tuduhan tersebut.

Dalam kesaksiannya, Holmes mengakui kesalahannya dalam operasi Theranos, tetapi ia membantah dengan sengaja menipu pasien atau investor.

Holmes hadir di persidangan mengenakan setelan abu-abu dan terlihat lebih banyak menunduk. Majelis hakim belum menentukan kapan sidang pembacaan putusan hukuman.

Holmes menjadi terkenal di Lembah Silikon setelah mendirikan Theranos pada 2003 dalam usia 19. Ia gemar menggunakan  turtleneck hitam.

Theranos adalah perusahaan swasta Amerika yang disebut-sebut sebagai perusahaan teknologi kesehatan terobosan, dengan klaim telah merancang tes darah yang hanya membutuhkan sejumlah kecil darah dan dapat dilakukan dengan sangat cepat menggunakan perangkat otomatis kecil yang dikembangkan perusahaan
Teknologi tes darah Theranos terbukti menyesatkan. Itu hanya memaksa pasien untuk menjalani pengambilan darah secara teratur. Bukti yang disajikan di persidangan juga menunjukkan bahwa Holmes berbohong tentang kesepakatan yang diklaim telah dicapai Theranos dengan perusahaan obat besar seperti Pfizer dan militer AS.

Penipuan itu terungkap pada tahun 2015. Artikel di The Wall Street Journal mengungkap kelemahan yang berpotensi berbahaya dalam teknologi perusahaan Theranos, yang pada akhirnya menyebabkan keruntuhannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya