Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Banding-bandingkan Tuhan, Ferdinand Hutahaean Panen Makian

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 23:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis media sosial Ferdinand Hutahaean panen cibiran warganet usai dirinya membanding-bandingkan Tuhan.

Dalam unggahannya di akun Twitter miliknya, pria kelahiran Sumatera Utara itu menyindir umat Islam yang membela Islam dan Allah SWT. Ferdinand mengatakan, Tuhan umat Islam lemah sehingga perlu dibela.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela,” kata Ferdinand dalam unggahannya yang dilihat redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (4/1).


Ferdinand yang beragama Kristen Protestan itu lantas membandingkan dengan Tuhannya yang tidak perlu dibela. Mantan tim sukses Jokowi pada Pilpres 2014 dan mantan tim sukses Prabowo pada Pilpres 2019 ini mengatakan bahwa Allahnya maha segala dan menjadi pembela dirinya.

“Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” pungkas Ferdinand.

Tak ayal, unggahan Ferdinand yang berbau SARA ini panen makian warganet. Sejak diunggah Selasa pagi, sudah 781 warganet memberi komentar yang rata-rata memaki Ferdinand atas unggahannya itu.  

“Banyak sekali bacot kau bodat (monyet). Jangan merasa punya tuhan kau bodat. Otak kau hanya di selangkangan sok bicara Tuhan kau bodat penjilat,” kata akun @RoyMNasution3 geram.

“Ini jelas penistaan agama! Karena mengejek Tuhan agama lain, kalau agama kami melarang penghinaan terhadap Tuhan agama lain. Tolong yang pakar hukum adakah pasal tentang penghinaan terhadap tuhan/sesembahan agama lain,” ujar akun @hanifyahyaasya1.

“Ngopi sini fer, gue jelasin atas ketololan dan kedunguan lo. Gue tau otak lo bebal jadi gak bakal sanggup dan ga akan bakal sampe,” timpal akun @BotakGondrong.

“Ferdinand didengar, rugi aja ributin omongan dia, semakin rame semakin mahal bayaran dia, cari duitnya gitu,” cetus akun @ArdinalRais.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya