Berita

Pemkab Musi Banyuasin belum bisa laksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun/Ist

Kesehatan

Terkendala Rendahnya Vaksinasi Lansia, Pemkab Muba Belum Bisa Laksanakan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 11:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, belum bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia 6-11 tahun. Penyebabnya, capaian vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) yang masih rendah, belum mencapai 60 persen.

“Jika dilihat secara umum, capaian vaksinasi kita (di Muba) telah lebih dari 75 persen. Namun untuk vaksinasi lansia baru di angka 53 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Muba, Azmi Dariusmansyah, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (4/1).

Capaian vaksinasi terhadap lansia tersebut, lanjut Azmi, juga baru untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua saat ini terus dilakukan. Lambannya realisasi vaksinasi tersebut dikarenakan jarak antara dosis pertama dan kedua yang mencapai 21 hari.


“Lambatnya vaksinasi lansia ini bukan karena tenaga kesehatan tidak melakukan vaksinasi. Tetapi, saat dilakukan pemeriksaan banyak temuan adanya penyakit seperti darah tinggi dan lainnya,” jelas Azmi.

“Maka dari itu vaksinasi lansia belum bisa secara menyeluruh. Nah karena itulah vaksinasi untuk anak umur 6 sampai 11 tahun belum bisa dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Musni Wijaya melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Amran mengatakan, saat ini jumlah sekolah dasar (SD) di Muba sebanyak 481 sekolah.

Terdiri dari 443 SD Negeri dan 38 SD swasta. Sedangkan jumlah siswa SD total saat ini sebanyak 83.458 siswa.

“Dengan rincian siswa SD Negeri sebanyak 77.213 siswa, sementara siswa SD swasta sebanyak 6.245 siswa. Kalau untuk suntik vaksin kita sifatnya menunggu arahan Dinkes Muba,” ucapnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya