Berita

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS: Peleburan Eijkman ke BRIN Pertontonkan Manajemen Pemerintah Amburadul

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 10:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peleburan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman ke Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan manajemen pemerintah amburadul. Sebab imbas dari peleburan itu, seratusan saintis dan staf dipecat.

"Amburadulnya manajemen pemerintah terlihat di sini. Pegawai yang berstatus non-PNS terancam kehilangan pekerjaan," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dikutip dari akun Twitternya, Selasa (4/1).

Ia menjelaskan, solusi yang ditawarkan BRIN juga tidak menyelesaikan masalah. mengingat banyak syarat berliku yang perlu dipenuhi jika mau memindahkan karier sebagai peneliti biologi molekuler ke BRIN.


"Lima pilihan dari BRIN kepada tenaga-tenaga di Eijkman pun belum cukup mengakomodir semua, karena memang ada unsur ketidakadilan yang dirasakan mereka di sana," kritiknya.

Minimnya perhatian pemerintah kepada para periset Tanah Air ini pun wajar menjadi salah satu alasan para peneliti untuk memilih berkarier di luar negeri.

"Wajar jika publik melihat hal ini sebagai salah satu penyebab banyak orang pintar Indonesia yang mencari ekosistem riset lebih baik di luar negeri," lanjutnya.

Oleh karenanya, ia meminta kepada pemerintah untuk bertindak tegas mencari solusi agar para periset bisa tetap berbakti kepada bangsa tanpa harus pergi ke negara lain.

"Carut-marut reorganisasi ini haris segera diselesaikan. Jangan sampai jadi menghambat tujuan untuk membangun ekosistem riset yangmendukung pengembangan perekonomian berbasis pengetahuan," tutup Mardani.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya