Berita

Penasihat Kebijakan Luar Negeri Kanselir Jerman Jens Plotner/Net

Dunia

Pejabat Rusia, Jerman, Prancis, Janji Bertemu pada 6 Januari untuk Bahas Masalah Ukraina

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jerman telah mengagendakan pertemuan dengan para pejabat Rusia untuk membahas situasi di Ukraina.

Kantor Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa pertemuan itu digagas oleh Rusia dengan mengundang utusan Jerman Jens Ploetner dan utusan Prancis Emmanuel Bonne.

Kedua pejabat tinggi itu akan bertemu dengan Wakil Kepala Staf Administrasi Presiden Rusia, Dmitry Kozak pada sekitar 6 Januari.


“Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia Dmitry Kozak akan mengadakan negosiasi di Moskow pada 6 Januari dengan penasehat politik format Normandia, yaitu : Penasihat Kebijakan Luar Negeri Kanselir Jerman Jens Plotner dan Penasihat Diplomatik untuk Presiden Prancis Emmanuel Bonne," kata sumber itu, seperti dikutip dari TASS, Senin (3/1).

Konflik Rusia-Ukraina yang berkepanjangan telah .memicu keprihatinan Eropa. Negosiasi berjalan alot karena kedua belah pihak bersikeras dengan tuntutan masing-masing.

Juru Bicara Pemerintah Jerman Steffen Hebestreit mengatakan sebelumnya pada bahwa Plotner akan bertemu dengan rekan-rekannya dari Rusia dan Prancis minggu ini, dan menekankan lagi behwa krisis Ukraina hanya dapat diselesaikan melalui diplomasi.
Pertemuan itu juga akan membuka kesempatan bagi Jerman dan Rusia untuk mengatur ulang hubungan kedua negara. Pekan lalu, Plotner telah berdiskusi dengan Kremlin tentang pertemuan antara pemimpin Jerman dan Putin selama lebih dari dua minggu.

Rusia pada dasarnya telah siap untuk melakukan pertemuan Format Normandi. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Saluran YouTube Solovyov-Live pada akhir Desember bahwa Rusia siap untuk bertemu jika mitranya "berhenti bermain bodoh", dan menekankan bahwa Kiev harus memenuhi kesepakatan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya