Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dijangkiti Flu Burung, Denmark Musnahkan 36.000 Ekor Kalkun

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 36.000 kalkun di sebuah peternakan unggas di Denmark terpaksa dimusnahkan setelah burung-burung tersebut dinyatakan terinfeksi virus H5N1 juga dikenal sebagai flu burung.

Peternakan, tempat virus pertama kali dikonfirmasi pada 1 Januari itu terletak di dekat kota Stokkemarke di kotamadya Lolland.

Administrasi Hewan dan Makanan Denmark mengumumkan pemusnahan tersebut pada Senin (3/1) waktu setempat. Mereka mengatakan wabah telah menginfeksi kalkun di salah satu dari tujuh bangunan peternakan dan seluruh kawanan harus dimusnahkan untuk mencegah penyebaran infeksi.


"Kami tidak memiliki obat untuk flu burung, jadi kami harus membunuh semua kalkun untuk menghentikan wabah dan mencegah penyebaran infeksi," kata Charlotte Vilstrup, dokter hewan merangkap manajer Administrasi Hewan dan Makanan Denmark, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

"Kita sekarang harus membunuh begitu banyak hewan lagi dan pada saat yang sama kehilangan sumber daya yang besar bagi masyarakat," lanjutnya.

Menurut keterangan WHO, Avian influenza yang juga dikenal sebagai flu burung adalah jenis zoonosis (atau hewan) influenza yang mempengaruhi burung liar dan unggas. Penyakit ini kadang-kadang menginfeksi manusia, namun tidak mudah menular antar manusia.

Mayoritas kasus flu burung pada manusia telah dikaitkan dengan kontak langsung atau tidak langsung dengan unggas hidup atau mati yang terinfeksi.

Sejak pertama kali dilaporkan di Hong Kong pada tahun 1997, penyakit ini telah menyebabkan wabah dan kematian manusia di 16 negara di Afrika, Asia, Eropa dan Timur Tengah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya