Berita

Tentara AS tengah divaksinasi/Net

Dunia

Ogah Divaksin, Ratusan Marinir AS Dipecat

MINGGU, 02 JANUARI 2022 | 09:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) kembali memecat pegawainya yang menolak untuk divaksinasi Covid-19.

Lewat memo, USMC mengonfirmasi telah memecat lebih dari 200 marinir karena penolakan mereka terhadap vaksin Covid-19. Itu mengikuti pengumuman sebelumnya yang menyebutkan 37 marinir diberhentikan karena enggan mengikuti mandat vaksin dari Pentagon.

Totalnya, sudah ada 206 anggota yang diberhentikan karena menolak divaksinasi sejak pertengahan Desember 2021, seperti dimuat Sputnik.


Pada Agustus 2021, Pentagon mengumumkan kewajiban semua anggota layanan untuk divaksinasi Covid-19.

Tetapi berdasarkan UU Otorisasi Pertahanan Nasional 2022, seorang anggota dinas tidak dapat diberhentikan secara tidak hormat karena penolakan vaksin saja.

Pada Kamis (30/12), USMC melaporkan telah meninjau 3.080 dari 3.192 permintaan pengecualian vaksin yang diajukan oleh marinir. Permintaan pengecualian ditangani oleh Departemen Tenaga Kerja dan Cadangan, dipimpin oleh wakil komandan Letnan Jenderal David Ottignon.

Adapun sebagian besar USMC, sekitar 95 persen dari semua Marinir yang bertugas aktif telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, sementara sekitar 86 persen dari mereka di pasukan cadangan telah melakukan hal yang sama.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya