Berita

Ilustrasi

Politik

CERI: Target Produksi Minyak Bumi Meleset, Bukti Pemerintah Banyak Pencitraan

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Laporan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang mengatakan per 30 Desember 2021, realisasi lifting minyak bumi berada pada kisaran 658.393 barel minyak per hari, menjadi bukti pemerintah terlalu banyak pencitraan.

Pasalnya, kata Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengatakan, target tersebut meleset dari apa yang dipatok pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Dengan gaya bahasa satire, Yusri Usman menyampaikan ucapan selamat kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas atas turunnya target produksi minyak bumi.


"Selamat sukses untuk SKK Migas dan KESDM pada tahun 2021 telah berhasil menurunkan produksi minyak nasional, selama tahun 2021 hanya 658.383 barel perhari, sementara target produksi (lifting) APBN 2021 adalah 705.000 barel perhari," ujar Yusri kepada wartawan, Sabtu (1/1).

Dikatakan Yusri, laporan tersebut menjadi bukti bahwa target produksi minya 1 juta barel perhari yang pernah disampaikan Kementerian ESDM dan SKK Migas tidak lebih dari sekadar pencitraan.

"Sehingga tagline KESDM dan SKK Migas di berbagai media bahwa produksi minyak 1 juta barel perhari pada tahun 2030 terkesan hanya pencitraan untuk menutupi kegagalan meningkatkan produksi minyak setiap tahunnya," katanya.

Kalaupun itu angka 1 juta barel menjadi target jangka panjang, lanjutnya, semua cerminan keberhasilan akan dilihat dari target tahunan atau jangka pendek.

"Gimana mau bicara target jangka panjang, jika target jangka pendek saja malah jauh dibawah target," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya