Berita

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi/Net

Presisi

Kapolda Jateng Minta Maaf Jika Belum Maksimal Beri Pelayanan

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 23:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah atas partisipasi dalam membantu menjaga kondusifitas di Jawa Tengah selama tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Kapolda dalam acara Press Release Akhir Tahun 2021 yang digelar di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng. Jumat (31/12).

Dalam sambutannya pada acara yang dihadiri oleh media dan perwakilan beberapa pimpinan redaksi tersebut, Ahmad Luthfi juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah apabila selama kepemimpinannya di tahun 2021 dirasa belum memenuhi harapan masyarakat dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Dirinya berkomitmen pada tahun 2022 untuk memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, disampaikan beberapa hal terkait pencapaian yang berhasil diraih oleh Polda Jateng selama kurun waktu satu tahun. Diantaranya adalah terkait penanganan Covid 19.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh pihaknya, sejak dimulainya PPKM Darurat saat kenaikan puncak kasus Covid 19 pada bulan Juli lalu, hingga saat ini telah mengalami penurunan yang signifikan hingga menyisakan 107 kasus pada 30 Desember 2021. Pencapaian ini didukung oleh jumlah vaksinasi di Jawa Tengah yang telah mencapai 78,69 persen. Jumlah ini melebihi target pemerintah sebesar 70 persen.

"Pencapaian ini membuat penanganan Covid 19 di Jawa Tengah menjadi role model di daerah lain, ini merupakan pencapaian yang luar biasa," ujar Kapolda.

Selain itu disampaikan juga anev Sitkamtibmas yang terjadi selama tahun 2021. Secara umum, gangguan kamtibmas maupun trend kejahatan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020.

Selama kurun waktu satu tahun, Polda Jateng telah berhasil mengungkap dan menyelesaikan sebanyak 5.032 perkara atau sebesar 72,84 persen dari total perkara yang diterima. Berbagai kasus menonjol juga telah berhasil diungkap oleh Polda Jateng dan jajaran selama tahun.

"Ini prestasi yang luar biasa bagi Direktorat Reserse Krimum, Narkoba, Krimsus terkait dengan Crime Cleareance di tempat kita," terang Kapolda.

Terkait Kamseltibcar Lantas, Kapolda Juga menyampaikan telah terjadi penurunan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak 288 kasus atau sebesar 1,5% dibanding tahun 2020. Pencapaian ini berkat berbagai program dan aplikasi keselamatan lalu lintas yang telah dilakukan oleh Polda Jateng serta sebagai indikator meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan dalam berlalu lintas.

Berbagai inovasi serta aplikasi telah dicetuskan oleh Polda Jateng. Diantaranya adalah beberapa inovasi terkait penanganan Covid 19 yaitu Manajemen Kontijensi, Satgas Covid Pelajar, Vaksinasi Petani, Vaksinasi Merdeka Candi, Kampung Siaga Candi, hingga Program Anak Angkat Papua.

Berbagai aplikasi dalam rangka menjaga kamtibmas dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kepolisian juga telah dilaunching dan bisa diunduh melalui Playstore diantaranya Aplikasi Libas, Sakpole, Polda Jateng Hadir, Si Tangkas, e-LIC Presisi, SKCK Online, E Complaint, dan masih banyak lagi.

Kapolda Jateng juga menyampaikan resolusi Polda Jateng di tahun 2022, yaitu Polda Jateng menjamin kamtibmas tetap kondusif. Jaminan kamtibmas ini untuk menjaga iklim investasi. Pihaknya juga berkomitmen untuk mengawal investasi di Jawa Tengah.

"Hal ini muaranya untuk mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan pendampingan proyek strategis nasional," terangnya.

Komitmen selanjutnya adalah terkendalinya penanganan Covid 19 melalui PPKM dan Vaksinasi, terutama vaksinasi bagi pelajar dan usia lanjut.
Terakhir, Kapolda Jateng berkomitmen untuk mewujudkan postur polri yang presisi melalui program prioritas Kapolri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya