Berita

Direktur Gerakan Perubahan yang juga Presidium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Muslim Arbi/Net

Hukum

Jangan Seperti Pimpinan KPK Sebelumnya, Dugaan Korupsi Ahok Diharap Bisa Tuntas di Masa Firli Bahuri

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 17:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik sangat berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri dkk dapat mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang diduga menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Direktur Gerakan Perubahan yang juga Presidium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Muslim Arbi mengatakan, di detik-detik berakhirnya 2021, dugaan kasus Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina diungkapkan kembali oleh Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Marwan Batubara.

"Kasus ini pernah di usut di KPK, tapi KPK saat itu entah kenapa tidak usut tuntas. Padahal kerugian negara dan hasil audit BPK sangat jelas dan gamblang terdapat korupsi di dalamnya," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (31/12).


Bahkan kata Muslim, nama Ahok sangat jelas perannya di sejumlah kasus selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Adakah keterlibatan orang besar dan kuat yang lindungi Ahok dan membuat KPK lemas dan loyo berhadapan dengan kasus-kasus dugaan korupsi Ahok sehingga membuat pedang keadilan KPK tumpul?" kata Muslim.

Publik kata Muslim, curiga ada seorang pejabat penting yang mempunyai kekuatan besar tengah melindungi Ahok. Perlindungan itu, kata Muslim membuat Ahok masih belum terjamah hukum meskipun data-data dugaan korupsinya sangat terang benderang.

"Harapan publik atas kasus korupsi Ahok ini dapat dituntaskan oleh Firli Bahuri dan kawan-kawan di KPK hari ini," pungkas Muslim.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya