Berita

Anggota Komisi VI DPR RI fraksi Gerindra Andre Rosiade/Net

Politik

Harga Pangan Meroket, Andre Rosiade Minta Polisi-KPPU Cek Penyebabnya

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bareskrim Polri dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diminta mengecek langsung dan mencari tahu penyebab harga bahan pangan yang meroket belakangan ini.

Pasalnya, menjelang pergantian tahun 2022 sejumlah harga bahan pangan seperti cabai, minyak dan telur mengalami kenaikan signifikan.

Permintaan itu disampaikan langsung Anggota Komisi VI DPR RI fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/12).


"Kita juga meminta aparat penegak hukum tentu pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan di lapangan apakah harga-harga yang meroket ini disebabkan karena dugaan adanya peninbunan atau tidak," kata Andre.

"Selain Bareskrim, kepolisan, kami juga minta mitra kami KPPU mencek ke lapangan," imbuhnya.

Menurut Politikus Gerindra ini, pengecekan penyebab naiknya harga bahan pangan itu untuk mengetahui ada tidaknya peninbunan barang yang dilakukan oleh oknum pedagang.
Selain itu, kata Andre, juga untuk memastikan apakah kenaikan harga yang terjadi adalah murni karena kelangkaan.

"Jadi kita meminta antisipasi aparat penegak hukum kepolisian dan KPPU untuk mengantisipasi apakah ini ada dugaan penimbunan atau kartel yang sengaja atau memang ada kelangkaan," tuturnya.

Lebih lanjut, Andre menyebutkan bahwa dalam rapat di parlemen (13/12) lalu, Komisi VI DPR sudah mewanti-wanti Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi terkait kenaikan bahan pangan selama periode Nataru. Untuk itu, dia meminta agar pemerintah melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.

"Dalam rapat kerja itu, Komisi VI sudah mengingatkan pemerintah untuk memastikan menjaga harga kebutuhan pokok jangan sampai meroket atau naik harganya pas liburan Nataru, itu sudah kita ingatkan," katanya

"Kita juga meminta pemerintah melakukan operasi pasar untuk menjaga agar harga ini stabil," demikian Andre.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya