Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dalam Dua Hari, 2.000 Warga Somalia Kabur karena Kekeringan

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 15:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekeringan parah yang melanda Somalia membuat ribuan warganya melarikan diri ke kota atau provinsi lain, berusaha mencari wilayah yang lebih baik.

Data dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Rabu (29/12) menunjukkan, lebih dari 2.000 warga ramai-ramai ke ibukota Mogadishu setelah melarikan diri dari kekeringan dalam dua hari terakhir.

"Lebih dari 2.000 pengungsi internal baru tiba di Banadir, Somalia, dalam dua hari terakhir. Total 20 ribu dalam beberapa pekan terakhir. Orang-orang ini kehilangan ternak dan mata pencaharian karena kekeringan," lapor OCHA, seperti dikutip Anadolu Agency.


OCHA mengatakan, para pengungsi sangat membutuhkan air, jamban, makanan, tempat tinggal, dan gizi.

Sekretaris Jenderal Banadir, Hirey Ahmed Roble mengatakan, krisis kemanusiaan saat ini berada di luar kapasitas pemerintah.

Sejauh ini, pemerintah telah mentransfer lebih dari 20 juta dolar AS yang dimaksudkan untuk pembangunan guna menghadapi situasi kemanusiaan dan juga menyumbangkan uang ke ibukota provinsi setempat, termasuk Baidoa, Baledwarne, dan Garowe.

Somalia tengah menghadapi salah satu kekeringan terburuk dalam beberapa dekade. Pemerintah Somalia telah mendeklarasikan keadaan darurat kemanusiaan, mendesak masyarakat internasional untuk menggandakan upayanya untuk membantu orang yang membutuhkan.

Pada Selasa (28/12), Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) meluncurkan Rencana Respons Kemanusiaan 2022 bersama 75 mitra yang bertujuan untuk meningkatkan akses ke pangan untuk 3,1 juta orang yang menghadapi kerawanan pangan akut yang parah, termasuk 1,1 juta pengungsi internal di 64 distrik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya