Berita

Tangkapan layar detik-detik sejumlah orang bubar saat Seminar dan Natal Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah Jayawijaya Papua/Repro

Politik

Ngaku Dipelintir, Natalius Pigai Sebar Bukti Acara Mahasiswa Papua Bubar saat Ada Ganjar

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 15:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aktivis Natalius Pigai buka suara usai dituding bohong atas kabar yang menyebutkan peserta seminar dan Natal Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah Jayawijaya Papua bubar saat kehadiran Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara daring.

"Kok mereka pelintir saya, dituduh berbohong soal Pak Ganjar Pranowo di Natal Mahasiswa Pegunungan Jayawijaya se Jawa-Bali dan Sumatera di Bogor," kata Natalius Pigai kepada redaksi, Kamis (30/12).

Pigai menegaskan, pernyataan yang ia tulis di akun Twitter pribadinya soal seminar dan Natal bubar gara-gara Ganjar bukan kabar bohong, apalagi tanpa bukti.


"Saya orang yang terukur soal data, fakta, dan informasi karena saya berlatar belakang statistik, peneliti, dan penyelidik. Saya sangat tidak mungkin berbohong," lanjut Pigai.

Ia lantas membagikan sebuah video berdurasi 2 menit 34 detik yang memperlihatkan detik-detik sejumlah orang meninggalkan acara yang digelar di Villa Mega Mendung Permai, Bogor, Jawa Barat.

Dalam video tersebut, keributan berawal saat salah seorang masuk ke ruangan acara dan menendang tripod kamera yang sedang menampilkan sambutan Ganjar.

Tak lama, keributan makin ramai hingga beberapa orang memilih keluar ruangan.

"Mereka selalu hantam pribadi dan menyerang kehormatan saya. Maka mohon maaf, terpaksa saya keluarkan 1 bukti video supaya tahu bahwa kita profesional dan tidak berbohong," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya