Berita

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Ist

Politik

Arief Poyuono: Kucuran Kredit Bank DKI ke Ancol Fraud Banking, Awas Masuk Penjara

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 16:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pinjaman Bank DKI kepada PT Pembangunan Jaya Ancol sebesar Rp 1,2 triliun disoroti Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono.

Apalagi, muncul isu bahwa pinjaman tersebut atas instruksi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurut Poyuono, jika isu tersebut benar, maka kucuran pinjaman ke PT Pembangunan Jaya Ancol melanggar undang-undang.

"Jika ini benar, jelas melanggar UU Perbankan. Gubernur tidak memiliki hak menginstruksikan Bank DKI memberi pinjaman ke pihak manapun," kata Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/12).


Tak hanya gubernur, kata Poyuono, sekelas presiden tidak punya hak memerintahkan Bank BUMN meminjamkan kreditnya pada institusi manapun.

Oleh karenanya, ia meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memeriksa komisaris dan direksi Bank DKI terkait peminjaman kreditnya ke PT Pembangunan Jaya Ancol.

"Ini sebuah bentuk fraud banking yang dilakukan oleh Manajemen Bank DKI, OJK harus periksa komisaris dan direksi bank DKI," lanjutnya.

Lebih jauh lagi, pengucuran pinjaman Bank DKI kepada PT Pembangunan Jaya Ancol rawan masuk tindak pidana korupsi.

"Ini sebuah bentuk kejahatan perbankan yang dilakukan Manajemen Bank DKI. Selain itu, jika nantinya kredit yang dikucurkan macet, maka bisa disebut sebagai tindak pidana korupsi dan siap-siap saja direksi Bank DKI masuk penjara nantinya," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya